Kabupaten Sorong Selatan merupakan salah satu Kabupaten di Provinsi Irian Jaya Barat dengan ibukota di Teminabuan dan memiliki luas wilayah ± 29.811 km2. Sorong Selatan adalah kabupaten yang beriklim tropis basah sebab terletak pada garis katulistiwa dan diapit dua benua yaitu Benua Asia dan Benua Australia. Suhu udara rata-rata dalam 19 tahun terakhir 1985 s/d 2004 tertinggi mencapai 32oC dan terendah 27oC dengan tingkat kelembaban udara rata-rata pertahun 80,5%. Curah hujan daerah ini cukup tinggi terutama pada bulan September sampai dengan Oktober.
Letak Kabupaten Sorong Selatan sangat strategis sebab diapit oleh kawasan ekonomi Kepala Burung di Irian Jaya Barat, yaitu arah selatan Kabupaten Fak-Fak tepatnya di wilayah Laut Seram. Wilayah ini disebut strategis sebab merupakan wilayah perlintasan. Letak Kabupaten ini juga berada dalam satu lintasan dengan Kabupaten Teluk Bintuni yang memiliki sangat besar pada sumberdaya LNG. Perbatasan yang dimiliki oleh kabupaten ini meliputi; sebelah utara berbatasan dengan Kabupaten Sorong, sebelah timur berbatasan dengan Kabupaten Manokwari, sebelah selatan berbatasan dengan Provinsi Maluku, dan sebelah barat berbatasan dengan Kabupaten Sorong.
Berdasarkan karakteristik wilayah, Kabupaten Sorong Selatan terbagi atas tiga kawasan, yaitu kawasan perbukitan atau dataran tinggi, kawasan dataran rendah serta kawasan payau. Luas dataran tinggi baik yang berupa pegunungan maupun lereng-lereng mencapai 65% dari keseluruhan wilayahnya. Wilayah ini biasanya masih berupa daerah pedalaman dan tersebar di distrik-distrik Ayamaru, Ayamaru Utara, Mare, Aifat, Aifat Timur, Sawiat dan sebagian Aitinyo. Sedangkan 35% wilayah yang lain terdiri dari dataran rendah, air payau dan pantai. Dataran rendah meliputi Distrik Teminabuan, Distrik Seremuk, Wayer, Moswaren dan sebagian Aitinyo. Sedangkan Distrik Inanwatan, Kais, Kokoda dan sebagaian Seremuk merupakan dataran payau.
Last Update: 04-03-2008