Kabupaten Sorong Selatan

Uncategorized

Sekda Pimpin Upacara Hari Pendidikan Nasional
Senin, 06/05/2019 14:09 WIB

TEMINABUAN-Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sorong Selatan (Sorsel) Dance Yulian Flassy, SE, M.Si menghadiri upacara pengibaran bendera Merah Putih dalam rangka peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) Tahun 2019. Sekda Dance Flassy menjadi Inspektur Upacara. Sekda Dance Flassy mengenakan seragam Korpri saat memimpin upacara di Lapangan Upacara SD YPK Maranatha Teminabuan Kamis (2/5) lalu. Dalam upacara tersebut Sekda Dance Flassy juga memimpin pembacaan Pancasila yang diikuti oleh siswa SD, SMP dan SMA sebagai peserta upacara.
"Hari ini Tuhan masih memberi kesempatan kepada kita untuk merayakan Hari Pendidikan Nasional Tahun 2019. Untuk itu, marilah kita bersama-sama bermunajat, memanjatkan puji syukur ke hadirat Tuhan Yang Maha Pemurah, atas limpahan rahmat dan karunia-Nya untuk kita dan seluruh rakyat Indonesia. Sebagaimana kita ketahui, tanggal 2 Mei diambil dari hari kelahiran Ki Hadjar Dewantara," ujar Sekda Dance Flassy saat menyampaikan sambutan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy.


 Muhadjir, seperti yang disampaikan Sekda Dance Flassy, menyampaikan pesan agar di Hardiknas ini agar para pengajar mengawasi perilaku dan sikap peserta didik di tengah-tengah perkembangan teknologi yang pesat. Meski begitu, para guru juga diminta untuk memanfaatkan teknologi sebagai alat ajar yang berkualitas.
"Perkembangan teknologi yang semakin canggih, dapat mempengaruhi cara berpikir, berperilaku dan karakter peserta didik. Peserta didik harus memiliki karakter dan jati diri bangsa di tengah perubahan global yang bergerak cepat," ucap Sekda Dance Flassy membacakan amanat Mendikbud Muhadjir.
 Muhadjir, lanjut Sekda Dance Flassy, meminta semua sekolah dan tempat pendidikan dapat memanfaatkan teknologi sebaik mungkin. Dia meminta para guru bisa menerapkan pendidikan berbasis teknologi tanpa melupakan budaya Indonesia. Saat ini peserta didik kita didominasi Generasi Z yang terlahir di era digital dan pesatnya teknologi, mereka lebih mudah dan cepat menyerap teknologi terbaru. Hal ini bisa dimanfaatkan oleh sekolah dan para guru untuk menerapkan pendidikan berbasis teknologi digital dengan sentuhan budaya Indonesia melalui tri pusat pendidikan, yaitu keluarga, sekolah, dan masyarakat. Melalui momentum Hari Pendidikan Nasional ini, marilah kita konsentrasikan segenap potensi pendidikan nasional yang menitikberatkan pembangunan sumberdaya manusia yang dilandasi karakter yang kuat, ketrampilan, dan kecakapan yang tinggi, sehingga mampu menjawab tantangan perkembangan zaman yang semakin kompetitif.


 Usai upacara Hardiknas dilanjutkan dengan ramah tamah dan jamuan kasih bersama yang disponsori Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Sorsel. (humas/julius)

Berita Lainnya