Kabupaten Sorong Selatan

Uncategorized

Bupati Lantik 129 Pejabat Eselon III-IV tingkat Distrik
Rabu, 10/01/2018 20:13 WIB

TEMINABUAN-Jabatan eselon III dan IV di tingkat Pemerintahan Distrik se-Kabupaten Sorong Selatan (Sorsel) selama ini masih banyak yang kosong. Akibatnya kepala distrik (Kadistrik) merasa kesulitan melaksanakan pelayanan publik secara maksimal di distrik. Untuk itulah Bupati Sorong Selatan (Sorsel) Samsudin Anggiluli, SE melantik pejabat eselon III dan IV sebanyak 129 orang di tingkat distrik. Termasuk pengukuhan kembali Kepala Distrik (Kadistrik) dari 15 distrik se-Kabupaten Sorsel. Pelantikan pejabat eselon III-IV tingkat distrik dilaksanakan pada akhir Desember 2017 lalu di Lapangan Upacara Distrik Salkma yang berlokasi di Kampung Alma ibukota Distrik Salkma. Semua pejabat eselon III-IV yang akan dilantik dari 15 distrik termasuk Kadistrik semuanya berkumpul di Kampung Alma. Pelantikan diawali dengan pembacaan Keputusan Bupati Sorong Selatan Nomor 821.2/05/BSS/2017, Keputusan Bupati Sorong Selatan Nomor 821.2/06/BSS/2017 dan Keputusan Bupati Sorong Selatan Nomor 821.2/07/BSS/2017 oleh staf Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Sorsel. Nama-nama yang disebutkan langsung menempatkan diri pada tempat yang telah ditentukan. Setelah itu dilanjutkan dengan pengambilan sumpah janji jabatan oleh Bupati Samsudin Anggiluli sesuai agama masing-masing dan didampingi rohaniwan. Selanjutnya dilaksanakan penandatanganan berita acara pengambilan sumpah janji jabatan dan pelantikan. Hadir dalam acara pelantikan pejabet eselon III-IV di tingkat distrik antara lain Wakil Bupati (Wabup) Drs.Martinus Salamuk, Kepala Kantor Kementrian Agama (Kemenag) Kabupaten Sorsel Drs.DM Syaranamual, Perwira Penghubung (Pabung) Kodim 1704 Sorong di Teminabuan Mayor.Inf.Wilson Path, Kapolsek Teminabuan dan sejumlah Pimpinan OPD di lingkungan Pemkab Sorsel.
 Bupati Samsudin Anggiluli pada kesempatan tersebut meminta Kadistrik lebih banyak di wilayah tugasnya untuk melayani masyarakat sekaligus menyerap aspirasi masyarakat tentang pelaksanaan pembangunan di wilayah distrik. Pihaknya selama ini menyaksikan hampir semua Kadistrik lebih banyak di Teminabuan daripada di wilayah tugasnya. Untuk itulah pihaknya meminta pada tahun 2018 ini Kadistrik melaksanakan tugasnya melayanai masyarakat dengan baik, caranya Kadistrik harus lebih banyak berada di wilayah kerjanya masing-masing. Kadistrik bisa turun ke Teminabuan kalau dipanggil kepala daerah Bupati dan Wabup serta Sekda. (humas/julius)