Kabupaten Sorong Selatan

Uncategorized

Bangun Jaringan Air Bersih Siap Minum
Rabu, 10/01/2018 20:08 WIB

EMINABUAN-Pemerintah Kabupaten Sorong Selastan (Sorsel) akan membangun jaringan air bersih siap minum di Kabupaten Sorsel. Jadi air bersih yang dihasilkan layak untuk dikonsumsi. Direncanakan tahun 2018 mendatang sudah mulai tahapan pekerjaannya. Untuk itulah tahapan perencanaan sudah mulai dilaksanakan. Pemkab Sorsel bekerja sama dengan perusahaan air bersih dari Negeri Kincir Angin Belanda yakni Engeldot Water. Perusahaan air bersih tersebut sudah berpengalaman membangun jaringan air bersih yang siap minum di berbagai negara yang mengalami kesulitan air bersih.  Untuk itulah Pemkab Sorsel bekerja sama dengan tujuan pelayanan air berish kepada masyarakat berjalan secara maksimal. Mengingat selama ini pelayanan air bersih kepada masyarakat di Kabupaten Sorsel oleh Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) tidak maksimal. Padahal Kabupaten Sorsel yang dijuluki Negeri 1001 Sungai sumber air melimpah. Oleh karena itu Pemkab Sorsel di bawah kepemimpian Bupati Samsudin Anggiluli, SE dan Wakil Bupati (Wabup) Drs.Martinus Salamuk membuat terobosan yang spekatakuler, yakni membangun jaringan air bersih yang siap dikonsumsi atau diminum. Jadi air keluar dari kran bisa langsung diminum. Bupati Samsudin Anggiluli dan rombongan termasuk Ketua DPRD dan Wakil Ketua II DPRD baru-baru ini berkunjung ke perusahaan Engeldot Water di Belanda untuk melihat lebih dekat proses pembangunan jaringan air bersih siap minum. Sehubungan dengan rencana tersebut Pemkab Sorsel menghadirkan konsultan dari PT Prancis Indonesia Permata Abadi Didier Perez untuk mempresentasikan hasil studi yang telah dilakukan kepada pemerintah dan masyarakat adat pemilik hak ulayat. Presentasi yang dilaksanakan pertengahan Desember lalu sekaligus berbicara dengan pemilik hak ulayat. Hadir dalam presentasi tersebut Bupati Samsudin Anggiluli, Ketua DPRD Jevries N Kewetare, Wabup Martinus Salamuk serta sejumlah Pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait. Presentasi tersebut dipandu langsung oleh Kepala Dinas PU Aminulah Muin, ST. Setelah pemaparan presentasi oleh konsultan dilanjutkan dengan sesi tamya jawab yang berlangsung dalam dua termin.
 Berdasarkan presentase tahap awal tahun 2018 mendatang Pemkab Sorsel akan membangun jaringan air bersih di Distrik Teminabuan lebih dulu, setelah itu barulah secara bertahap akan disambungkan ke Distrik Wayer, Distrik Konda, Distrik Saifi dan Distrik Seremuk. Namun studi kelayakan yang dilakukan untuk 5 distrik tersebut, sehingga tidak akan dilakukan studi kelayakan lagi. Sumber air yang akan digunakan pada tahap awal ini di Skendi, sehingga Pemkab Sorsel akan berbicara dengan pemilik hak ulayat lebih lanjut untuk kerja sama dalam rangka pembangunan hingga pengelola jaringan air bersih. Pemilik hal ulayat yang diwakili Obaja Karsau menegaskan, bahwa pemilik hak ulayat pada prinsipnya siap mendukung program Pemkab Sorsel tersebut. Hanya saja hak-hak masyarakat perlu dibicarakan lebih lanjut.
 Menanggapi hal tersebut Bupati Samsudin Anggiluli menegaskan, pemerintah hadir untuk melayani masyarakat. Termasuk di dalamnya hak-hak masyarakat akan diperhatikan dan dibicarakan secara baik dengan pemilik hak ulayat. Tidak kalah penting soal tenaga kerja yang digunakan dan pembagian retribusi saat pelayanan air bersih sudah beroperasi juga akan dibicarakan secara baik. Dengan demikian niat baik pemerintah tidak mengalami hambatan. (humas/julius)

Berita Lainnya