Kabupaten Sorong Selatan

Uncategorized

Bupati Terima Tim Nusantara Sehat Untuk 4 Puskesmas Pesisir
Senin, 19/12/2016 13:11 WIB

TEMINABUAN-Setelah bulan Oktober lalu Bupati Sorong Selatan (Sorsel) Samsudin Anggiluli, SE menerima 13 orang anggota Tim Nusantara Sehat yang ditempatkan di Distrik Seremuk dan Distrik Saifi, baru-baru giliran Bupati Samsudin Anggiluli menerima 23 orang Tim Nusantara Sehat. Penerimaan Tim Nusantara Sehat kali ini dilakukan di lapangan upacara Pemkab Sorsel dan dilanjutkan di ruang rapat kantor Bupati Sorsel. Kementrian Kesehatan (Kemenkes) menempatkan 23 orang tenaga medis tersebut di Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) wilayah pesisir yakni Puskesmas Metemani, Puskesmas Kais Darat, Puskesmas Inanwatan dan Puskesmas Kokoda. Kemenkes memberikan pembekalan terhadap Tim Nusantara Sehat sebelum ditempatkan di wilayah tugas, termasuk pembekalan mental anggota Tim Nusantara Sehat. Tim Nusantara Sehat tiba di Teminabuan diantar oleh pendamping dari Kemenkes dan Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Papua Barat. Tim Nusantara Sehat sempat menunjukan atraksi di lapangan upacara saat mengikuti apel gabungan PNS Senin kemarin yang menarik perhatian PNS.
 Selanjutnya penerimaan Tim Nusantara Sehat dilaksanakan di ruang rapat kantor Bupati Sorsel, dihadiri Wakil Bupati (Wabup) Sorsel Drs.Martinus Salamuk, Plt.Sekda Dance Yulian Flassy, SE, M.Si; Plt.Kepala Dinas Kesehatan Agus Kondjol, SKM dan staf ahli bupati serta sejumlah Pimpinan SKPD.
 Ketua Tim Nusantara Sehat Kemenkes RI  untuk Kabupaten Sorong Selatan drg Hermawaty Hamid,M.Pd pada kesempatan tersebut menjelaskan, program Nusantara Sehat bertujuan untuk menjaga keberhasilan pelayanan kesehatan, menggerakan pemberdayaan masyarakat dan menjadi tulang punggung penguatan Puskesmas serta memberikan pelayanan kesehatan secara prima bagi masyarakat di setiap wilayah Puskesmas. Selanjutnya drg.Hermawaty memperkenalkan setiap anggota Tim Nusantara Sehat yang bertugas di 4 Puskesmas tersebut bersama dengan pendamping dari Kemenkes dan Dinkes Provinsi Papua Barat. Pendamping dari Kemenkes meminta bantuan Pemkab Sorsel menyediakan tempat tinggal anggota Tim Nusantara Sehat dan sarana pendukung lainnya yang akan bertugas di 4 Pusskesmas tersebut selama 2 tahun. Pihaknya juga mengharapkan ke depan para tenaga medis tersebut dapat diperhatikan dalam pengisian formasi kesehatan, sehingga para tenaga medis ini dapat diterima menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS).
 Sementara itu Bupati Sorong Selatan (Sorsel) Samsudin Anggiluli memberikan apresiasi positif kepada Kementrian Kesehatan (Kemenkes) yang menempatkan Tim Nusantara Sehat di Kabupaten Sorsel sudah 3 kali. Mengingat Program Nusantara Sehat dari Kemenkes tersebut menunjang Pemkab Sorsel mewujudkan visi misi Kabupaten Sorsel yakni Mewujudkan Masyarakat Kabupaten Sorsel yang Sehat, Cerdas, Unggul, Sejahtera dan Berkeadilan Gender. Pemkab Sorsel menempatkan kesehatan pada prioritas utama, sehingga dengan adanya penempatan tenaga medis Tim Nusantara Sehat di Kabupaten Sorsel sangat membantu pelayanan kesehatan masyarakat secara prima, terutama di wilayah pesisir dan pegunungan. Pemerintah hadir untuk memberikan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat. Untuk itu pihaknya akan memulai program di bidang kesehatan yaitu membangun dari pinggiran, artinya setiap Puskesmas akan disiapkan fasilitas rumah layak huni bagi tenaga medis disertai insentif   yang cukup untuk menunjang pelayanan di kampung dan distrik, Semua kebijakan tersebut  mulai dilaksanakan pada tahun anggaran 2017 mendatang. Hal ini disampaikan Bupati Samsudin Anggiluli saat menerima Tim Nusantara Sehat Senin (5/12) kemarin di ruang rapat kantor Bupati Sorsel.
 Dijelaskan Bupati Samsudin Anggiluli, situasi di sejumlah kampung dan distrik serta kondisi geografisnya mungkin berbeda dengan yang selama ini dihadapi Tim Nusanara Sehat di daerah asalnya. Oleh karena itu pihaknya berharap tenaga medis Nusantara Sehata yang akan bertugas dapat memahami situasi dan kondisi yang ada. Apalagi sarana komunikasi keluar di sejumlah Puskesmas tersebut belum ada. Pemkab Sorsel tengah berupaya supaya tahun 2017 mendatang permasalahan sarana komunikasi tersebut dapat teratasi. Hambatan yang ada di Puskesmas jangan menjadi penghalang, melainkan tenaga medis Nusantara Sehat diminta melayani masyarakat dengan hati. (humas/julius)